GASY General Accounting Systems

OM SUASTIASTU

PANDUAN GASY Software

Systems thinking

Systems thinking is the use of various techniques to study and understand systems of many kinds. In nature, examples of the objects of systems thinking include living systems in which various levels interact (cell, organ, individual, group, organization, community, earth). In organizations, systems consist of inputs, transformations, outputs, feedback loops, goals, stakeholders, and external influences that operate together to make an organization healthy or unhealthy. Systems engineering is a discipline that applies systems thinking to design, build, operate, and maintain complex engineered systems.

Systems thinking diagram

Sumber: https://encyclopedia.thefreedictionary.com/Systems+thinking

Berpikir sistem adalah penggunaan berbagai teknik untuk mempelajari dan memahami berbagai jenis sistem. Di alam, contoh objek pemikiran sistem mencakup sistem kehidupan di mana berbagai tingkatan berinteraksi (sel, organ, individu, kelompok, organisasi, komunitas, bumi). Dalam organisasi, sistem terdiri dari masukan, transformasi, keluaran, putaran umpan balik, tujuan, pemangku kepentingan, dan pengaruh eksternal yang beroperasi bersama untuk membuat organisasi sehat atau tidak sehat. Rekayasa sistem adalah disiplin yang menerapkan pemikiran sistem untuk merancang, membangun, mengoperasikan, dan memelihara sistem rekayasa yang kompleks.

Systems

Laporan Perhitungan Laba-Rugi

Laporan laba-rugi berisikan informasi mengenai jumlah pendapatan sesuai pos-pos pendapatan LPD, biaya / belanja sesuai dengan pos-pos biaya dan perhitungan laba/rugi sampai periode bulan laporan.  Pos utama laporan perhitungan laba-rugi adalah sebagai berikut:

A. Pendapatan Operasional

B. Biaya Operasional

=====================

JUMLAH LABA/RUGI TAHUN BERJALAN (A-B)

Secara terinci dapat di lihat pada  LAMPIRAN V PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 44 TAHUN 2017 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH PROVINSI BALI NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG LEMBAGA PERKREDITAN DESA

Bukti Kas Keluar (BKK)

Formulir BKK digunakan untuk mencatat semua transaksi pengeluaran kas LPD, yaitu pengeluaran uang atau kas keluar atas :

  1. Penarikan tabungan oleh nasabah atau masyarakat penabung 
  2. Penarikan simpanan berjangka
  3. Pencairan pinjaman yang diberikan kepada debitur
  4. Angsuran Pinjaman yang diterima 
  5. Penyetoran uang ke dalam bentuk tabungan yang disimpan di BPD BALI
  6. Penyetoran uang ke dalam bentuk deposito yang disimpan di BPD BALI
  7. Pengeluaran rutin harian seperti bayar canang, air, listtrik, telpon, majalah, internet, dll
  8. Pengeluaran bulanan atas pembayaran gaji pegawai, honor pengawas, dll
  9. Pengeluaran lainnya

Sistem Administrasi LPD

Umum

Sebagai badan usaha keuangan, LPD harus melaksanakan sistem administrasi yang mampu menghasilkan laporan keuangan secara transparan dan auditable.

Seluruh transaksi dicatat berdasarkan jenis transaksi, selanjutnya dilakukan pengelompokan transaksi dan disajikan dalam bentuk laporan keuangan serta seluruh dokumen diarsip dengan tertib.

Transaksi di LPD dilakukan secara tunai (cash) dan tidak tunai (non cash). Transaksi secara tunai maksudnya terjadi perubahan kas dan transaksi non tunai tidak mempengaruhi perubahan kas. Transaksi secara tunai yang menambah kas pada LPD (penerimaan) dilengkapi dengan Bukti Kas Masuk (BKM) dan transaksi yang mengurangi kas (pengeluaran) dilengkapi dengan Bukti Kas Keluar (BKK). Transaksi non tunai dilengkapi dengan bukti slip pemindah bukuan rekening.

Berdasarkan BKM dan BKK, LPD membuat buku kas harian dan berdasarkan buku kas harian pada akhir hari dilakukan rekapitulasi sesuai pos/perkiraan untuk diproses dalam slip jurnal. Untuk penerimaan kas, maka jumlah penerimaan (cash) dimasukkan dalam kolom debet sedangkan sumbernya (lawannya) dimasukkan dalam kolom kredit. Demikian sebaliknya untuk pengeluaran kas, maka jumlah pengeluaran (cash) dimasukkan dalam kolom kredit sedangkan penggunaannya (lawannya) dimasukkan dalam kolom debet. Pengisian slip jurnal pada akhir hari selain dari buku kas harian juga dari slip pemindah bukuan, dilakukan melalui rekapitulasi sesuai pos/perkiraan yang kolom debet dan lawannya kolom kredit. Hasil jurnal, digunakan untuk dasar mengisi kolom mutasi hari ini dalam neraca percobaan. Dari saldo akhir neraca percobaan dapat disusun laporan keuangan yang terdiri dari neraca dan laporan laba / rugi.

Administrasi di LPD menganut tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari dan berakhir pada tanggal 31 Desember. Pada tanggal 31 Desember dilakukan tutup buku, dimana pendapatan dan biaya di nol kan untuk menjadi laba/rugi. Pada tanggal 1 Januari, laba/rugi yang yang dihasilkan selama tahun sebelumnya yang belum dialokasikan pada pos- pos tertentu sesuai ketentuan disebut laba/rugi tahun lalu.

 

Sumber: LAMPIRAN II PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 44 TAHUN 2017 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH PROVINSI BALI NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG LEMBAGA PERKREDITAN DESA

Bukti Kas Masuk (BKM)

Formulir BKM digunakan untuk mencatat semua transaksi penerimaan kas LPD, yaitu penerimaan uang atau kas masuk atas:

  1. Setoran modal
  2. Setoran tabungan dari nasabah atau masyarakat penabung 
  3. Setoran simpanan berjangka
  4. Pencairan dari pinjaman yang diterima LPD
  5. Angsuran Pinjaman yang diberikan kepada debitur atau masyarakat peminjam uang
  6. Penarikan tabungan yang disimpan di BPD BALI
  7. Penarikan deposito yang disimpan di BPD BALI
  8. Penerimaan lainnya

Bukti Dasar Administrasi Pembukuan LPD

Sistem administrasi LPD mempunyai seperangkat formulir berupa kartu, lembar lepas atau buku catatan yakni;

  1. Bukti Kas Masuk (BKM)
  2. Bukti Kas Keluar (BKK)
  3. Slip Pemindah Bukuan
  4. Bukti Serah Terima
  5. Slip Jurnal
  6. Tabungan
  7. Simpanan Berjangka (Deposito)
  8. Perkreditan
  9. Buku Kas Harian
  10. Berita Acara Perhitungan Uang Kas
  11. Buku Bank
  12. Neraca Percobaan

Bentuk formulir administrasi dan cara pengisiannya disajikan dalam Petunjuk Teknis Operasional Sistem administrasi LPD.

Sumber: LAMPIRAN II PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 44 TAHUN 2017 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH PROVINSI BALI NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG LEMBAGA PERKREDITAN DESA

Pengembang

Gede Juliarsa,  kelahiran Bali

Bekerja di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana.

Link Terkait:

  1. WordPress

Apa itu Gasy Software

GASY - General Accounting Systems adalah program komputer yang berfungsi untuk mengelola data dalam rangka membuat laporan keuangan.  Gasy Software dikembangkan sejak tahun 1991 dan terus disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Login

Model Sistem


Gambar 1 : Model Sistem Gasy Software